APBDKITA Provinsi Jawa Barat 2026
Membaca APBD Jawa Barat lebih mudah: ringkasan pendapatan, belanja, pembiayaan, perubahan sebelum-sesudah, sorotan publik, rekening anggaran, dan agregasi SKPD dalam satu halaman interaktif.
Ringkasan Utama
Pendapatan, belanja, pembiayaan, dan kontrol keseimbangan APBD.
Komposisi Pendapatan Daerah
PAD menjadi sumber terbesar; sisanya berasal dari transfer dan lain-lain pendapatan yang sah.
Pendapatan Utama
Rincian PAD
Daerah
Rincian Pajak Daerah
Transfer, Retribusi & Hibah
Komposisi Belanja Daerah
Belanja operasi, modal, tidak terduga, dan transfer.
Kelompok Belanja
Rincian Belanja Operasi
Daerah
Rincian Belanja Modal
Catatan Belanja Pilihan
Pembiayaan Daerah
Pembiayaan netto negatif dipakai untuk mengimbangi posisi pendapatan dan belanja.
Dinamika Perubahan Anggaran
Daftar akun dengan perubahan sebelum-sesudah terbesar berdasarkan Lampiran I.
| Kode | Uraian | Sebelum | Sesudah | Selisih |
|---|
Sorotan Publik
Beberapa pos yang layak cepat dibaca publik.
Tabel Rekening Anggaran
Cari kode rekening, uraian, kategori, dan nilai sesudah perubahan.
| Kode | Uraian | Kategori | Sesudah Perubahan | Selisih | Visual |
|---|
Agregasi SKPD/Organisasi
Agregasi otomatis dari rincian Lampiran II berdasarkan organisasi dan kode belanja subrincian.
| No | Kode Organisasi | Nama SKPD/Organisasi | Total Belanja | % Total Belanja | Visual |
|---|
APBD dalam Bahasa Sederhana
Penjelasan singkat istilah yang muncul di dashboard.
Apa bedanya pendapatan, belanja, dan pembiayaan?
Pendapatan adalah uang masuk ke kas daerah dalam tahun berjalan. Belanja adalah rencana pengeluaran. Pembiayaan dipakai untuk menutup atau mengalokasikan selisih, misalnya dari SILPA atau transaksi pembiayaan lainnya.
Kenapa pembiayaan netto bisa negatif?
Pembiayaan netto negatif berarti pengeluaran pembiayaan lebih besar daripada penerimaan pembiayaan. Pada dashboard ini, posisi tersebut mengimbangi surplus antara pendapatan dan belanja agar struktur APBD tetap seimbang.
Apa arti data sebelum dan sesudah?
Karena dokumen ini adalah perubahan kedua penjabaran APBD, sebagian tabel menampilkan nilai sebelum perubahan, sesudah perubahan, dan selisihnya.
Catatan & Sumber Data
Dashboard ini alat bantu baca cepat, bukan pengganti dokumen resmi.
- Data pendapatan, belanja, pembiayaan, dan tabel rekening diambil dari Lampiran I Pergub Jawa Barat Nomor 3 Tahun 2026.
- Agregasi SKPD/organisasi dibuat otomatis dari Lampiran II berdasarkan kode belanja subrincian dan dikelompokkan menurut baris organisasi.
- Total SKPD hasil parsing otomatis: . Total resmi belanja dashboard: .
- Angka ringkas dibulatkan pada tampilan kartu/grafik; nilai lengkap tersedia pada tabel.